Siapa yang tidak mengenal Bung Karno, Sang Proklamator RI atau dikenal juga dengan Putra Sang Fajar. Semangat Bug Karno dalam memproklamirkan kemerdekaan RI patut diberikan penghargaan yang tinggi. Berharap, dengan berziarah ke Makam Bung Karno setidaknya kita bisa meniru semangat beliau dalam kehidupan masa kini.
Sebelum ke Makam Bung karno, kami menuju Paseban Anjungan untuk sekedar bersantai. Di belakang Paseban Anjungan terdapat pusat infromasi tentang potensi wisata dan perdagangan Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk ada disini. Sehingga untuk mendapatkan informasi, wisatawan bisa menghubungi pemandu wisata atau bertanya dengan para petugas yang ada.
Perjalanan ke Makam Bung Karno kami lanjutkan dengan berjalan kaki. Walaupun siang itu cuaca cukup panas, sedikit terhibur dengan pernak-pernik souvenir yang dijual disepanjang jalan. Dari mulai kerajinan kayu, batu marmer, anyaman bambu dan lain-lain tersedia semua disini. Tinggal menyesuaikan kondisi kantong yang ada, anda akan puas untuk membawa souvenir pulang ke rumah.
Makam ini terletak di Kelurahan Bendongerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Tempat megah ini berada di Jalan Slamet Riyadi, sekitar empat kilometer dari kota Blitar. Diresmikan Presiden RI Megawati Soekarno Putri pada tanggal 3 Juli 2004. Bertujuan supaya ide, gagasan, konsep dan pemikiran Bung Karno yang merupakan kekayaan intelektual dan menjadi aset negara yang disejajarkan dengan pemikiran ahli dan ideologi yang berkembang di dunia bisa dipahami segala lapisan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan bangsa dalam mewujudkan cita-citanya di masa mendatang.
Melihat gerbangnya yang kokoh, sudah bisa memberikan gambaran bahwa telah dimakamkan seorang tokoh besar di Republik ini. Suasana di sekitar Pusara sang Proklamator tidak terlalu ramai, terlihat beberapa orang yang berdoa di depan Pusara Bung Karno. Tak lupa kami pun mendoakan supaya arwah beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Bangunan makam terdiri dari tiga bangunan utama berupa Gapura Agung, Masjid, Bangsal yang berbentuk Joglo Jawa Timuran. Pintu gerbang meniru pintu gerbang Candi Bentar. Arsitek untuk bangunan-bangunan tersebut di atas adalah Pak Pribadi Widodo dan Pak Baskoro Tedjo dari ITB.

Ada 3 (tiga) makam di bawah bangunan Joglo. Makam yang ada di tengah dengan batu nisan marmer hitam adalah makam Bung Karno, sedangkan di sebelah kanan makam (dari arah gapura agung) adalah makam Raden Soekemi Sosrodihardjo, ayahanda Bung Karno, dan di sebelah kiri adalah makam ibunda beliau yaitu Ida Ayu Nyoman Rai. Bung Karno meninggal pada tanggal 21 Juni 1970 dan lahir pada tanggal 06 Juni 1901.
Obyek wisata “Religi” yang bernuansa kebangsaan yang ada di Kota Blitar, sekaligus sebagai obyek wsiata andalan dari sekian banyak daya tarik wisata di Kota Blitar, sehingga tidak heran apabila Makam Bung Karno selalu dijadikan tujuan utama bagi para turis yang datang di Blitar. Hal ini senada dengan semboyan kota ini “Kridho Hangudi Jaya “ ( Bekerja Keras Untuk Mencapai Kejayaan ) dan motto “ Blitar Kota Patria “ yang merupakan kepanjangan dari Blitar Kota Pembela Tanah Air yang Tertib, Rapi, Indah dan Aman.
Perlu diketahui bahwa masuk ke kompleks makam ini tanpa dipungut biaya. Namun biasanya pengunjung akan memberikan tips kepada juru kunci makam. Menjelang matahari menghilang di ufuk barat dan setelah berfoto di beberapa tempat akhirnya kami meninggalkan makam Bung Karno nan megah itu, kembali ke kos masing-masing untuk melanjutkan aktivitas seperti biasanya….




bagus…………………….da berapa kali kesana?aku sering kesana walau cuaca terkenal panas tapi klo da masuk dekat makam tersa sejuk bnget…………..n buat yang blom ksana cobain dech………………
Baru sekali…. hehe… emang sejuk…
mantap that…lon bolak balik u blitar tapi piyoh lom keunoe…
good information..good sharing..
keep upload….
Hehehe…. thank….
mudah2an putri jga bisa kesana ya….amien!
Amiieenn…
hahaaaha…
iNgat tuch bang…
jgn tw jLan ajj…
ingat umur…
ntar lama2 abg kmbaLi kstu jg tauu…!!!
Ra juga bakal kembali kesitu juga hai… hehehe.. sapa tau mgkin duluan ra dari pada abg.. hahahaha…